Halaman

Senin, 23 September 2013

Setelah kejadian kemarin didepan kamar mandi, sekarang aku mulai merasa was-was. Yah takut saja tiba-tiba nantinya melihat makhluk seperti itu lagi. Sore ini rencananya teman tante rika bakal datang, namanya tante dewi. Tante dewi sam keluarganya tinggal dijakarta, tapi  sedang berlibur juga dijogja. Tante dewi bilang kalau dia beserta anak dan suaminya datang ukul 19.00 WIB. Yah, benar saja pukul 7 malam tante Dewi datang. Aku dikenalkan ke dia oleh tante rika. Dia menatapku dengan tatapan aneh, menurutku sih tidak aneh. Setelah berkenalan, kami makan malam bersama. Setelah itu tante dewi dan om didit mengajak aku mengobrol diteras belakang rumah. Tante dewi mulai menanyakan pertanyaan seperti "putri kelas berapa ? sudah sejak kapan bisa melihat 'Mereka' ? mama papanya tau akan kelebihanmu ?" dan sejenisnya lah. dalam malam itu aku ditanyai berbagai macam pertanyaan. Om didit ssekali membantu menjaawab, dan aku hanya akan tersenyum. Sesaat tante dewi naik kelantai atas, untuk mengecek anak-anaknya yang sedang bermain sama haya dikamar tante rika. Aku melihat, waktu tante dewi mulai naik ke tangga sepertinya kakinya dipegangi oleh mahluk halus. Tapi aku hanya diam, dan kayaknya sih tante dewi mulai merasa sakit dipergelangan kaki kirinya. Setelah turun ternyata itu mahluk masih nempel dikaki tante, aku beranjak dari tempat duduk ku, sebenernya basa basi ajja pura-pura ambil minum, tapi sebenarnya mau merhatiin kaki tante dewi. Tante dewi akhirnya mengeluh kakinya sakit, aku belum merespon. Akhirnya disamperin sma om didit, diperiksa kaki tante dewi kenapa. Tante dewi cuma bilang "mungkin asam uratku kumat mas". Aku tersenyum, lalu kusamperin tante dewi. Aku pegang pergelangan kaki tante, yah terus kubacain doa aja kakinya sambil bilang ke tuh mahluk suruh dia pergi. Lama-kelamaan kakinya tante dewi mendingan, sudah tidak sakit lagi. Yah aku cuma tersenyum sambil bilang "kalau tante masuk kerumah ini dengan niat yang jelek ke putri, yah gitu deh akibatnya :)". Tante dewi sam tante rika cuma diam, dan om didit senyum kearahku. Aku rasa hanya om didit dan diri tante dewi lah yang mengerti ucapanku barusan...

Bersambung.....

Ning Yogyakarta

Hai ini aku akan berangkat menuju Jogja, yah kampung halaman papa ku. Sebenernya papa bukan orang asli Jogja, tapi semenjak kecil memang sudah tinggal di Jogja. Liburan akhir tahun ini akan ku habiskan dijogja, ku akan tinggal dirumah tanteku, tante Rika. Tante Rika sudah menikah, suaminya bernama Didit dan memiliki satu anak perempuan namanya Haya. Pesawatku take off pukul 06.00 WITA, setelah berpamitan sama papa akhirnya kumasuk keruang tunggu dibandara. Sesampainya dijogja aku beristirahat sebentar, karena badanku capek banget. Bayangkan yang seharusnya kalian diam di dalam pesawat hanya 1 jam mendadak menjdai 2 jam. Pesawat tidak bisa Landing karena cuaca dijogja saat itu sedang berkabut. Alhasil, kita diajak berputar-putar dulu dilangit. Aku tidur berdua dengan haya dikamarnya, hawa rumah tante rika memang berbeda. Mungkin karena para "Penghuni" rumah ini adalah Mereka yang terkenal dulu dikalangan Keraton. Hawanya sejuk dan damai banget. Saking sejuk dan dibuat nyaman oleh suasana rumah ini, akhirnya aku tertidur. Yupz, jam sudah menunjukkan pukul 18.00 WIB. Aku terbangun, cepat-cepat buka koper dan bergegas mandi. Kamar mandi dilantai atas tepat didepan kamar haya, waktu aku mebuka pintu kamar, sekelebat aku melihat bayangan lewat, aku hanya berpikir mungkin ku salah melihat karena mata masih keadaan setengah mengantuk. Aku masuk kamar mandi dan mandi, tetapi rasanya ada yang sedang memperhatikanku. Aku yah cuek ajja, tapi sebenernya dalam hati takut juga !! setelah keluar dari dalam kamar mandi, kini aku tertegun !! karena aku melihat sesosok bayangan besar dan menyeramkan diam dihadapanku !!!!!!!!!!

Bersambung.....
Hai, nama ku Eva Gita Maha Putri. Yah kalian bisa memanggilku Eva. Ini pengalaman pribadi ku yang aku alami selama ini. Awalnya aku hanyalah anak biasa, yah setidaknya itu pendapatku tentang diriku sendiri. Awalnya aku lupa sejak umur berapa aku bisa melihat "MEREKA", tapi satu hal yang pasti, dari dulu sampai saat ini aku masih takut. Siapa sih yang tidak takut melihat "Mereka" ?? wujud yang menyeramkan dan tidak biasa. Tidak layaknya seorang dengan tubuh yang sempurna layaknya manusia. Dengan wajah yang hancur dan berlumuran darah, kaki dan tangan yang hancur atau hilang entah dimana. Tapi aku bersyukur, aku jarang melihat penampakan "Mereka" dengan wujud seperti itu. Pernah suatu hari, saat aku masih duduk dibangku SD, malam itu aku tidur dengan tanteku dikamar tamu dilantai 2. Kamar itu memang memiliki hawa yang berbeda dari kamar-kamar yang lain. Malam itu, ketika tidak sengaja aku terbangun, posisi tidurku menghadap meja rias yang ada dikamar itu,

Rabu, 18 September 2013

Hai, ini pengalamanku seputaran dengan Dunia mereka ! Yah, "MEREKA" ! Kamu paham yang aku maksud ? Mereka yang tidak terlihat orang manusia, dunia yang tidak terjamah oleh manusia. Hanya beberapa dari manusia yang dapat melihat dan berinteraksi dengan Dunia "Mereka". Kamu anggap aku tidak normal ? yah, itu adalah pendapatmu. Aku tidak akan melarang kamu berpendapat seperti itu. Tapi satu hal yang perlu kamu ketahui, bahwa yang aku dan beberapa orang yang aku kisahkan kisahnya disini adalah sedikit manusia yang pernah bersinggungan dengan Dunia "Mereka" !!